Judul
Buku : Autumn in Paris
Penulis : Ilana Tan
Bahasa : Indonesia
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun
Terbit : Cetakan ke-14, 2010
Jumlah
Halaman : 272 lembar
Genre : Metropop
Dimensi : 13.5 x 20 cm
Jenis
Cover : Soft Cover
ISBN : 979-22-3030-0
Kisah
cinta tidak akan selalu indah seperti yang kita bayangkan. Terkadang cinta akan
dipaksa untuk gugur di saat sedang bermekaran. Bagaimana masa lalu yang pahit
dapat menghancurkan cinta? Dapatkah masa lalu diubah?
Seorang
Tara Dupont, wanita blasteran Indonesia-Perancis yang sangat menyukai musim
gugur di Paris merasa telah memiliki segalanya dalam hidup. Ia hidup di Paris
bersama ayahnya dan bekerja sebagai seorang penyiar di stasiun radio yang cukup
terkenal. Ia juga mempunyai seorang kakak angkat berkebangsaan Perancis yang ia
pikir adalah cintanya yang bernama Sebastien Giraudeau.
Sampai
akhirnya ia bertemu dengan Tatsuya Fujisawa, seorang arsitek yang sedang
bekerja di Paris, teman dari Sebastien. Tatsuya adalah seorang lelaki Jepang
yang membenci musim gugur di Paris, namun pertemuannya dengan Tara mengubah pendiriannya
tentang musim gugur di Paris. Ia menyukai musim gugur di Paris karena Tara.
Masa-masa
indah mereka lalui bersama, berjalan-jalan ke tempat-tempat indah di Paris,
melihat pemandangan kota Paris yang romantis. Namun sayangnya, kekejaman takdir
kehidupan membuat mereka berada dalam suatu dilemma. Masa lalu mereka yang
tidak dapat diubah, menghancurkan cinta mereka.
Sebuah
kejadian telah membuka tirai masa lalu, Tatsuya harus menjauhkan diri dari
Tara, walaupun ia merasa itu sangat sulit. Kenyataan yang pahit telah
membuatnya bimbang. Sampai akhirnya Tara juga mengetahui kenyataan pahit
tersebut dan cinta mereka berada di dalam cobaan yang berat. Jalan yang buntu.
Buku ini
merupakan salah satu buku yang patut untuk dibaca. Ceritanya memang menyedihkan
dan mengharukan, namun tidak cengeng. Romantisme juga terasa sekali di dalam
novel ini. Seperti saat Tatsuya menuliskan perasaan di dalam surat dan
mengirimkannya ke radio.
Ilana Tan
mengemas cerita ini dengan sangat menarik. Banyak juga pengetahuan mengenai
kota Paris, yang mungkin akan berguna bagi kita. Juga ada banyak kata-kata
dalam bahasa Perancis yang dapat kita pelajari.
Namun
sayangnya, bagi sebagian besar penikmat novel, jalan cerita dalam buku ini
sangat mudah ditebak. Bahasanya pun terlalu baku. Namun bagaimana pun, Ilana
Tan adalah seorang novelis yang patut diacungi jempol, karena dalam waktu
singkat novel seri 4 musimnya mampu menembus angka penjualan yang fantastis.
Cerita
ini ditutup dengan sebuah kalimat sederhana yang mengandung arti yang 'dalam':
Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia.
Sesederhana itu...
No comments:
Post a Comment