Monday, September 26, 2011

Autumn in Paris


Judul Buku         :  Autumn in Paris
Penulis               :  Ilana Tan
Bahasa               :  Indonesia
Penerbit             :  PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit      :  Cetakan ke-14, 2010
Jumlah Halaman  :  272 lembar
Genre                 :  Metropop
Dimensi              :  13.5 x 20 cm
Jenis Cover        :  Soft Cover
ISBN                 :  979-22-3030-0




Kisah cinta tidak akan selalu indah seperti yang kita bayangkan. Terkadang cinta akan dipaksa untuk gugur di saat sedang bermekaran. Bagaimana masa lalu yang pahit dapat menghancurkan cinta? Dapatkah masa lalu diubah?
Seorang Tara Dupont, wanita blasteran Indonesia-Perancis yang sangat menyukai musim gugur di Paris merasa telah memiliki segalanya dalam hidup. Ia hidup di Paris bersama ayahnya dan bekerja sebagai seorang penyiar di stasiun radio yang cukup terkenal. Ia juga mempunyai seorang kakak angkat berkebangsaan Perancis yang ia pikir adalah cintanya yang bernama Sebastien Giraudeau.
Sampai akhirnya ia bertemu dengan Tatsuya Fujisawa, seorang arsitek yang sedang bekerja di Paris, teman dari Sebastien. Tatsuya adalah seorang lelaki Jepang yang membenci musim gugur di Paris, namun pertemuannya dengan Tara mengubah pendiriannya tentang musim gugur di Paris. Ia menyukai musim gugur di Paris karena Tara.
Masa-masa indah mereka lalui bersama, berjalan-jalan ke tempat-tempat indah di Paris, melihat pemandangan kota Paris yang romantis. Namun sayangnya, kekejaman takdir kehidupan membuat mereka berada dalam suatu dilemma. Masa lalu mereka yang tidak dapat diubah, menghancurkan cinta mereka.
Sebuah kejadian telah membuka tirai masa lalu, Tatsuya harus menjauhkan diri dari Tara, walaupun ia merasa itu sangat sulit. Kenyataan yang pahit telah membuatnya bimbang. Sampai akhirnya Tara juga mengetahui kenyataan pahit tersebut dan cinta mereka berada di dalam cobaan yang berat. Jalan yang buntu.
Buku ini merupakan salah satu buku yang patut untuk dibaca. Ceritanya memang menyedihkan dan mengharukan, namun tidak cengeng. Romantisme juga terasa sekali di dalam novel ini. Seperti saat Tatsuya menuliskan perasaan di dalam surat dan mengirimkannya ke radio.
Ilana Tan mengemas cerita ini dengan sangat menarik. Banyak juga pengetahuan mengenai kota Paris, yang mungkin akan berguna bagi kita. Juga ada banyak kata-kata dalam bahasa Perancis yang dapat kita pelajari.
Namun sayangnya, bagi sebagian besar penikmat novel, jalan cerita dalam buku ini sangat mudah ditebak. Bahasanya pun terlalu baku. Namun bagaimana pun, Ilana Tan adalah seorang novelis yang patut diacungi jempol, karena dalam waktu singkat novel seri 4 musimnya mampu menembus angka penjualan yang fantastis.
Cerita ini ditutup dengan sebuah kalimat sederhana yang mengandung arti yang 'dalam':
Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu...

No comments:

Post a Comment